Home / Ulama / Ust. Arifin Ilham / Bagaimana Setan Menyerang Saat Tidur?
tidur

Bagaimana Setan Menyerang Saat Tidur?

Assalamu’alaikum warahamtullaahi wabarakaatuhu…

Sahabat, sesungguhnya setan tidak akan pernah lelah, apalagi menyerah untuk mengawasi dan memperdaya kita. Saat kita tidur, bukan berarti setan tidur juga. Justru, saat kita tidur, menjadi peluang besar bagi setan untuk menyerang kita, karena kita sering kali lupa mengingat Allah. Banyak orang yang dikala bangun senantiasa beramal sholeh dan dzikir tiada terputus, tapi menjelang tidur, ketika tubuh benar-benar lelah, dia enggan bahkan rela melenakan dirinya dalam kenyamanan tidur sampai-sampai lupa berdzikir.

Berikut ini adalah serangan-serangan setan yang dilancarkan saat kita tidur :

1. Menyihirnya

Rasulullah shallallhu ‘alaihi wasallam, bersabda : “Setan mengikat diatas ubun-ubun kepala salah satu dari kalian –saat tidur- 3 ikatan, di setiap ikatan ia berucap : bagimu malam panjang, tidurlah! Maka jika ia bangun seraya berzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan, Jika ia wudhu’ lepas satu ikatan lagi, jika ia sholat lepaslah semua ikatan. Pagi-pagi ia giat dan segar jiwanya, jika ia tidak berdzikir, maka pagi-pagi ia malas dan jelek jiwanya.” (Muttafaqun ‘alaih)

 

2. Merendahkannya

Jika ada orang yang tidur sampai pagi, tidak bangun sedikitpun untuk sholat malam, cengkeraman setan bertambah kuat. Dari Abdullah bin Mas’ud, diceritakan hal ini, yaitu orang yang ketiduran, kepada Rasulullah, beliau bersabda : “Orang itu dikencingi setan di kedua telinganya.” (Muttafaqun ‘alaih)

 

3. Menakut-nakutinya

Setan datang dengan mimpi-mimpi buruk, Rasulullah bersabda : “Mimpi itu ada 3 : 1. Mimpi yang baik, itu kabar baik dari Allah, 2. Mimpi yg menakutkan itu dari setan, 3. Mimpi dari bisikan jiwanya, yaitu memori yang terulang. Jika ada yg mimpi diantara kamu yang tidak menyenangkan, maka bangunlah, sholatlah dan jangan ceritakan ke orang lain.” (Bukhori dan Muslim)

 

4. Menertawakannya saat menguap

Setan tertawa saat melihat orang yg menguap, karena menguap muncul dari malas (letih), sehingga tidak dapat mengerjakan ketaatan secara sempurna, dan wajahnya terlihat tidak menarik atau lesu. Rasulullah bersabda : “Jika ada di antaramu ada yang menguap, maka tahanlah dengan tangannya di mulutnya atau tutuplah, karena setan akan masuk melalui mulutnya.” (HR. Muslim)

 

Ditulis Oleh : KH. Muhammad Arifin Ilham

Pimpinan Majelis Az-Zikra

Comments

comments

About AndySyauqi