Home / Ulama / AaGym / Terlibat Tanpa Terlihat
aagym - terlibat tanpa terlihat

Terlibat Tanpa Terlihat

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Menatap, menggolongkan kita sebagai orang-orang yang istiqomah di jalan Alloh, tidak mudah goyah tidak mudah rapuh keimanannya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, sebuah kegiatan amal sholeh yang sukses digelar dan berhasil menginspirasi banyak orang, itu bisa berlangsung ikhtiarnya karena dukungan dan kerjasama banyak orang. Seperti beberapa kegiatan syiar dakwah kemarin, baik yang di Jakarta, Bandung maupun kota-kota lainnya, atas izin Alloh Swt. semua berlangsung dengan lancar, dan ikhtiarnya adalah karena ada jasa pemasang soundsystem, pembuat baligo, penyebar informasi, para sopir kendaraan, dan bantuan tangan-tangan lainnya yang tidak terlihat atau tidak terekam kamera. Bahkan ada juga bantuan dari tangan-tangan yang tidak berkesempatan hadir langsung di lokasi kegiatan.

Apapun yang diniatkan karena mengharap penilaian Alloh Swt., pasti akan menjadi catatan kebaikan di hadapan-Nya. Sekecil apapun keterlibatan seseorang, jikalau diniatkan lillaahita’ala, niscaya akan sangat bernilai dan menghasilkan keberkahan. Rosululloh Saw. bersabda, “Sesungguhnya Alloh mencintai hamba-Nya yang bertakwa, hamba yang hatinya selalu merasa cukup dan yang suka mengasingkan diri.” (HR. Muslim)

Dalam hadits yang lain Rosululloh Saw. bersabda, “Seseorang yang bersedekah kemudian ia menyembunyikan dirinya sehingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya.” (HR.  Bukhori dan Muslim)

Saudaraku, tidak setiap amal sholeh mesti kita nampakkan. Memang ada amal yang sesekali perlu dinampakkan dengan niat syiar atau untuk memberi keteladanan. Sebagaimana dahulu Rosululloh Saw. menampakkan amal dengan maksud untuk memberi keteladanan kepada para sahabat dan umatnya termasuk kita. Namun, pada banyak kesempatan amal sholeh cukup kita lakukan tanpa berharap diketahui atau dilihat orang lain. Inilah maksud dari mengasingkan diri pada hadits di atas, yaitu mengasingkan amal dari penglihatan orang lain.

Yang terpenting dari amal kita adalah keikhlasannya. Prinsip yang perlu kita pegang dalam beramal sholeh adalah; lakukan dan lupakan. Tidak perlu mengingat-ingat kebaikan yang kita lakukan, apalagi mengungkit-ungkitnya. Cukuplah Alloh sebagai saksi dan cukuplah penilaian Alloh bagi kita. Yang kita kejar adalah Alloh ridho pada kita. Tidak perlu juga kita merasa hebat setelah berbuat kebaikan, karena hakikatnya Alloh jua yang memberi kita kekuatan dan petunjuk sehingga kita bisa berbuat sesuatu.

Marilah kita senantiasa melibatkan diri dalam jalan perjuangan menegakkan agama Alloh Swt. Tidak perlu ingin terlihat, tidak usah ingin diketahui orang lain. Lakukan amal sholeh hanya mengharapkan ridho Alloh Swt., niscaya keberkahan akan meliputi kita semua. Insyaa Alloh![]

Comments

comments

About andysyauqi