Home / Ulama / AaGym / Shaum Pikiran
aagym - shaum pikiran

Shaum Pikiran

 

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt., Tuhan semesta alam. Tiada yang patut disembah dan tiada yang patut dijadikan sandaran hidup bagi kita, kecuali hanyalah Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Kuasa, menggolongkan kita hamba-hamba-Nya yang memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, seringkali pikiran kita disibukkan dengan urusan-urusan yang sebenarnya bukan urusan kita. Atau, seringkali juga pikiran kita disibukkan dengan urusan-urusan yang sudah ada di dalam jaminan Alloh Swt., seperti misalnya urusan rezeki.

Pikiran kita juga seringkali disibukkan dengan prasangka-prasangka buruk kepada sesama manusia. Bahkan pikiran kita pun mungkin pernah berprasangka buruk kepada Alloh Swt. Prasangka buruk kepada sesama manusia biasanya terjadi dengan cara menilai perbuatan orang lain disisipi maksud tertentu yang tidak kita sukai. Atau, kita menilai bahwa perbuatan orang lain dilakukan karena mengharap pujian alias tidak ikhlas. Pikiran kita seringkali dikotori dengan hal-hal seperti demikian.

Sedangkan prasangka buruk terhadap Alloh Swt. biasanya terjadi dengan cara merespon kejadian yang tak diharapkan dengan sikap tidak ridho. Ketika kita tertimpa suatu musibah yang tentu saja sangat tak diharapkan, kita berpikir betapa malang nasib kita. kita berpikir betapa Alloh tidak berpihak kepada kita, tidak menyayangi kita. Bahkan kita berpikir bahwa percuma saja berdoa dan beribadah. Sikap seperti inilah perwujudan berprasangka buruk kepada Alloh Swt. Semoga kita terhindar dari sikap yang demikian.

Prasangka buruk kepada Alloh seringkali terjadi jika terkait masalah rezeki. Seolah-olah rezeki kita peroleh sebagai murni hasil kerja keras kita semata tanpa ada keterlibatan Alloh di dalamnya. Padahal kekuasaan Alloh jauh lebih besar. Kerja keras kita hanyalah jalan ikhtiar untuk menjemput rezeki-Nya, karena pada ikhtiar itulah terdapat nilai ibadah bagi kita.

Alloh Swt. berfirman, “Katakanlah, “Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezeki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)”. Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Alloh akan menggantinya dan Dia-lah pemberi rezeki yang sebaik-baiknya.” (QS. Sabâ [34]: 39)

Ketika memikirkan rezeki, maka janganlah memikirkan barangnya atau uangnya. Melainkan pikirkanlah apakah kita jujur atau tidak dalam menjemput rezeki yang sudah disiapkan Alloh untuk kita. Pikirkanlah dosa apa saja yang kita lakukan yang telah menghalangi kita untuk bertemu dengan jatah rezeki kita. Jangan sibuk memikirkan tentang ada tiadanya rezeki, karena Alloh Swt yang telah menjamin rezeki bagi setiap makhluk-Nya.

Saudaraku, pada bulan yang penuh keberkahan ini, marilah kita semakin giat melatih pikiran kita agar jauh dari pikiran-pikiran yang tidak pada tempatnya. Romadhon adalah bulan yang sangat kondusif bagi kita untuk senantiasa berpikiran positif. Semoga kita tergolong hamba-hamba Alloh yang meraih kemenangan di bulan Romadhon kali ini. Aamiin yaa Robbal ‘aalamin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Niaga Berkah dan Jilbab SHAREEFA

 

Comments

comments

About andysyauqi