Home / Ulama / AaGym / Shaum Hati
aagym - shaum hati

Shaum Hati

 

Shaum Hati dari Berharap dan Takut Kepada Selain Allah

Alhamdulillah. Tiada yang patut disembah kecuali Alloh. Tiada yang patut dijadikan sandaran selain hanya Alloh. Dialah Alloh, Dzat Yang Maha Menerima Taubat. Dialah Alloh, Dzat Yang Maha Memberi Ampunan. Semoga kita termasuk orang-orang yang pandai bertaubat dan diampuni oleh Alloh Swt. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, sesungguhnya Alloh Maha Kaya, Alloh Maha Kuasa, Alloh yang Maha Memiliki segalanya. Tiada satu kejadian pun di alam semesta ini kecuali terjadi atas izin-Nya. Berkumpul seluruh jin dan manusia untuk mencelakai kita, niscaya tidak akan terjadi jika Alloh tidak mengizinkannya. Berkumpul seluruh jin dan manusia untuk memblokade rezeki kita, niscaya tidak akan terjadi jikalau Alloh tidak mengizinkannya. Hanya di sisi Alloh-lah segala keutamaan.

Jikalau pada bulan-bulan sebelumnya kita masih sering merasakan harap dan takut kepada manusia, maka pada bulan yang agung ini marilah kita memperbaikinya. Barangkali kita pernah merasakan bergantung kepada manusia, mungkin itu atasan kita. Kita mengira bahwa kecukupan rezeki kita bergantung pada kebijakannya, sehingga kita dilanda kecemasan dan rasa takut yang mempengaruhi sikap kita di hadapannya.

Atau boleh jadi kita pernah berharap mendapatkan pujian dan sanjungan dari makhluk. Sedangkan ketika pujian dan sanjungan itu tidak datang, maka kitapun dilanda kekecewaan.

Pada bulan yang mulia ini kita kembali diingatkan bahwa sesungguhnya Alloh-lah sang pemilik segala keagungan dan kemuliaan. Sedangkan makhluk sangatlah lemah, tidak memiliki apa-apa selain sedikit titipan dari-Nya. Bagi orang yang benar-benar berpegang teguh pada Alloh, yakin akan karunia-Nya, niascaya ia tidak akan pernah risau akan urusan dunia. Ia tidak akan gundah-gulana akan penilaian manusia. Cukuplah baginya penilaian Alloh semata. Yang terpenting baginya adalah baik pada pandangan Alloh, niscaya akan baik bula pada pandangan makhluk. Sedangkan belum tentu jika sebaliknya.

Romadhon adalah saat yang tepat untuk memperkuat keyakinan kita kepada Alloh dengan rangkaian ibadah yang berlipat ganda nilainya. Dalam satu riwayat disebutkan bahwa dahulu ada dua orang yang masuk Islam di hadapan Rosululloh Saw. Tak lama kemudian, salah satu dari kedua orang itu syahid dalam satu peperangan. Sementara yang satunya lagi, meninggal satu tahun kemudian. Thalhah bin Ubaidillah r.a bermimpi dan mengatakan, “Dalam mimpi aku melihat yang meninggal belakangan, yang lebih dulu dimasukkan ke surga sebelum yang mati syahid.”

Keesokan harinya Thalhah menyampaikan mimpinya itu kepada Rosululloh Saw. Rosululloh Saw. bersabda, “Bukankah ia telah memasuki bulan Romadhon dan ia shaum dan sujud dalam satu tahun itu?” Lalu Rosululloh Saw. mengatakan, “Sesungguhnya jarak antara keduanya lebih jauh dari jarak antara langit dan bumi…” (HR. Ahmad)

Maasyaa Alloh! Semoga kita tergolong orang-orang yang bisa memanfaatkan bulan Romadhon ini dengan rangkaian ibadah dan perbuatan yang Alloh sukai. Semoga Alloh ridho kepada kita. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Niaga Berkah dan Jilbab SHAREEFA

 

Comments

comments

About andysyauqi