Home / Ulama / AaGym / Pemilik Dengki
aagym - pemilik dengki

Pemilik Dengki

Alhamdulillah. Puji dan syukur hanya kepada Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Mengetahui segala isi hati dan Maha Menguasai segala kejadian, menggolongkan kita sebagai orang-orang yang husnul khotimah. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Sahabatku, para pencari ridho Alloh tidak akan memiliki kedengkian. Karena kedengkian itu hanya milik mereka para pengejar dunia belaka. Sedangkan dunia itu sesuatu yang rendah. Orang-orang yang dengki itu seperti orang yang masuk ke dalam lorong sempit, pasti berdesak-desakan dan pasti selalu merasa sempit dan pengap. Mereka saling berdesakkan, saling sikut, saling menekan bahkan kalau perlu menginjak supaya dirinyalah yang lolos sedang yang lain tidak. Demikianlah tabiat dunia.

Jadi kalau ada ustadz pendengki, qori atau qoriah pendengki, muadzin pendengki, ulama pendengki, itu pasti dunia yang memenuhi hatinya, hanya saja terbungkus dalam bahasa agama. Karena pasti yang hatinya diliputi dengan pencarian rohmat Alloh, maka tidak ada ruang di dalam hatinya untuk dengki, karena Alloh Maha Luas.

Para pencari ridho Alloh akan bahagia. Dia tahajud dan melihat orang lain tahajud maka dia bahagia. Dia shaum sunnah dan melihat orang lain shaum sunnah dia bahagia. Dia berhaji dan melihat orang lain berhaji dia bahagia. Jikapun ia tidak tahajud, shaum sunnah dan belum berhaji, namun melihat orang lain bisa menunakan ibadah maka dia merasa sangat bahagia.

Sedangkan pendengki, dia tidak bisa bahagia walaupun amalannya seperti amalan akherat. Misalnya, ada seorang yang bersuara merdu, adzannya syahdu, namun ia melantunkan adzan demi dinilai oleh orang lain sebagai muadzin yang hebat. Sehingga ia tidak suka kalau ada orang lain adzan selain dirinya. Ia benci jika ada orang yang adzan dengan suara lebih merdu dari dirinya. Bukan penilaian Alloh yang ia cari, tapi penilaian dan kekaguman manusia.

Rosululloh Saw. bersabda, “Jauhilah oleh kalian dengki, karena dengki akan memakan kebaikan sebagaimana api unggun menghanguskan kayu bakar.” (HR. Abu Daud)

Maka, betapa ruginya orang yang pendengki. Sehebat apapun amalnya, jika dengki meliputi hatinya maka tidak ada kebaikan yang tercatat baginya, semua hangus karena kedengkiannya sendiri. Maasyaa Alloh. Semoga kita selamat dari penyakit dengki. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Niaga Berkah dan Hijab Sabila Gallery

Comments

comments

About andysyauqi