Home / Ulama / AaGym / Pantang Hanyut Terbawa Emosi
aagym-pantang-hanyut-terbawa-emosi

Pantang Hanyut Terbawa Emosi

Alhamdulillahi Rabbil’aalamiin. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Tiada yang wajin disembah kecuali Alloh, tiada yang bisa mengabulkan doa selain Alloh, dan tiada tempat kembali segala urusan melainkan hanya Alloh. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, kita harus meyakini bahwa tidak ada kejadian sekecil dan sedahsyat apapun kecuali pasti atas izin Alloh dan pasti ada dalam genggaman Alloh. Termasuk kejadian-kejadian yang tidak kita harapkan, kejadian yang memancing rasa kesal dan memancing kita untuk marah. Semua kejadian itu pasti terjadi atas izin Alloh. Dan, tidak ada perbuatan Alloh yang sia-sia, semua pasti ada hikmahnya.

Oleh karena itu, setiap kali ada kejadian atau ada orang yang perbuatannya membuat kita kesal atau marah, maka janganlah hanya fokus pada kejadiannya saja atau pada orang tersebut saja. Bagikan foksus kita ini kepada diri kita sendiri dan kepada Alloh Swt. Karena kalau kita hanya fokus pada kejadian yang tidak enak itu atau pada orang yang membuat kita kesal dan marah itu, maka kita akan terseret oleh emosi kita. Kemungkinan besar kita akan hanyut dalam rasa dongkol, tersinggung dan amarah. Padahal jika kita hanya menuruti emosi, ini sama sekali tidak produktif.

Fokus kita pada kejadiannya atau para orangnya adalah untuk menyelesaikan masalahnya. Sedangkan fokus kita kepada diri sendiri dan pada Alloh adalah memeriksa kesalahan diri sendiri yang boleh jadi itulah yang memancing datangnya kejadian yang tidak diinginkan, dan juga untuk bertaubat. Boleh jadi kesalahan diri kita sendiri pula yang mengundang datangnya orang lain yang sikapnya membuat kita kesal atau tersinggung.

Orang yang beriman kepada Alloh Swt. bukanlah orang yang berlama-lama larut dalam emosinya. Orang yang beriman jika marah maka akan marah seperlunya saja, jika sedih pun akan sedih sekedarnya saja, begitu juga saat diliputi kegembiraan ia akan gembira secara proporsional saja. Semuanya akan ia kembalikan kepada Alloh Swt. karena hanya Dia-lah tempat kembalinya segala urusan.

Alloh Swt. berfirman, “Kepunyaan Alloh-lah segala yang ada di langit dan di bumi; dan kepada Allohlah dikembalikan segala urusan.” (QS. Ali Imron [3] : 109)

Semoga Alloh Swt. mengaruniakan kepada kita kekuatan hati untuk terampil bersabar dan bertawakal, karena inilah yang akan mengantarkan kita menjadi pribadi yang tenang dan bahagia. Aamiin yaa Robbal’aalamiin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Syauqi | Sunnah Style dan Hijab Sabila Gallery

Comments

comments

About andysyauqi