Home / Ulama / AaGym / Orang yang Paling Cerdas
aagym-orang-yang-paling-cerdas

Orang yang Paling Cerdas

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Dialah Dzat Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada suatu apapun kecuali pasti ada dalam kekuasaan Alloh, tiada satupun kejadian kecuali pasti terjadi atas izin Alloh Swt.

Dalam satu riwayat, Ibnu Umar ra. berkata, “Suatu hari aku duduk bersama Rosululloh Saw., tiba-tiba datang seorang lelaki dari kalangan Anshor, kemudian ia mengucapkan salam kepada Nabi Saw. dan bertanya, “Wahai Rosululloh, siapakah orang mukmin yang paling utama?” Rosululloh Saw. menjawab, “Yang paling baik akhlaqnya.” Kemudian ia bertanya lagi, “Siapakah orang mukmin yang paling cerdas?” Beliau menjawab, “Yang paling banyak mengingat mati, kemudian yang paling baik dalam mempersiapkan kematian tersebut, itulah orang yang paling cerdas.” (HR. Ibnu Majah, Thobroni)

Saudaraku, seringkali kita menilai bahwa orang yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak gelarnya. Atau sering juga kita menganggap bahwa orang yang paling cerdas adalah orang yang paling banyak menguasai bahasa asing. Tidak jarang juga kita menganggap bahwa orang yang paling cerdas adalah orang yang terampil mengembangkan teknologi tinggi.

Orang-orang dengan kemampuan seperti ini memang cerdas dalam pandangan kita. Akantetapi semua itu bukanlah kecerdasan sejati. Karena kecerdasan sejati adalah sebagaimana yang Rosululloh Saw. pesankan kepada kita dalam hadits di atas. Bahwa orang yang paling cerdas adalah orang yang paling mengingat kematian dan menyibukkan diri untuk mempersiapkan kematiannya.

Tidak ada seorangpun, sehebat apapun, sepintar apapun, yang bisa mengetahui kapan, di mana dan bagaimana ia meninggal dunia. Oleh karena itu, orang yang menyikapi misteri kematian dengan cara beramal sholih, memaksimalkan waktu yang ia miliki untuk mengerjakan hal-hal yang penuh manfaat bagi dirinya dan bagi banyak orang, inilah orang yang cerdas sesungguhnya.

Karena orang yang banyak mengingat kematian dan mempersiapkan dirinya menghadapi kematian akan banyak melahirkan karya-karya bernilai. Ia termotivasi untuk menjadikan usianya yang misterius itu agar penuh arti. Orang yang banyak mengingat kematian tidak akan membiarkan waktunya terbuang sia-sia, ia akan menggunakannya untuk beribadah, mengukir banyak prestasi di kehidupan dunia dan husnul khotimah. Maasyaa Alloh!

Saudaraku, semoga kita tergolong hamba-hamba Alloh yang banyak mengingat kematian dan mempersiapkan bekal menuju kehidupan akhirat dengan amal-amal terbaik. Aamiin yaa Robbal’aalamiin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Syauqi | Sunnah Style dan Hijab Sabila Gallery

Comments

comments

About andysyauqi