Home / Ulama / AaGym / Menjadi Ahli Syukur
aagym - manusia yang paling bersyukur

Menjadi Ahli Syukur

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لاَ يَشْكُرُ النَّاسَ

“Tidak dikatakan bersyukur pada Allah bagi siapa yang tidak tahu berterima kasih pada manusia.” (HR. Abu Daud no. 4811 dan Tirmidzi no. 1954. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

 

Orang yang paling bersyukur kepada Allah adalah orang yang paling tau berterimakasih kepada hamba yang dijadikan jalan karunia.

Oleh karena itu, kita harus sangat terampil untuk mengingat-ingat kebaikan orang lain.

Khususnya kepada orang tua yang menjadi jalan kita terlahir didunia ini.

Tidak ada orang tua yang sempurna, pasti ada kelebihan dan kekurangan.

Tergantung mau yang mana, jadi fokus kita.

Mau fokus pada kekurangan ? siap-siaplah kufur nikmat

Mau fokus pada jasa, perjuangan dan pengorbanannya, kita akan timbul rasa syukur.

Dan Allah menambah kemuliaan seseorang bukan dari keinginannya tapi dari kemampuan bersyukur.

 

Berterimakasih kepada jasa guru-guru kita, yang menjadi jalan ilmu, terutama jalan hidayah, taufiq.

Jasa guru-guru yang mebuat kita mengenal Allah, mengenal jalan untuk mendekat kepada Allah, mengenal ilmu amal yang Allah sukai, mengenal Al-Quran, itulah adalah karunia yang sangat besar.

Maka khidmat, hormat kepada guru akan menambah keberkahan ilmu, dan membuka ilmu lainnya.

 

Berterimakasih kepada orang-orang yang menjadi jalan rezeki halal barokah bagi kita.

Kita ditakdirkan hidup dengan rizki dan itu lewat mahluk-mahluknya.

Jangan sungkan untuk berterimakasih dan mendoakan. Yang terbaik adalah balas kebaikannya.

Semakin kita membalas kebaikan, maka kebaikan itu akan kembali kepada kita lebih banyak lagi.

 

Orang yang paling kikir berterimakasih adalah orang yang kufur nikmat.

Mudah-mudahan kita dikarunia Allah dengan kesanggupan mengingat kebaikan orang dan membalas kebaikannya, setidaknya dengan doa yang banyak dalam kesendirian bersama Allah.

Allah tahu siapa yang hamba mendoakan kebaikan hamba lainnya, semakin penuh kerahasiaan semakin diijabah.

Mudah-mudahan kita termasuk kedalam ahli syukur.

 

 

Ditulis oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Comments

comments

About AndySyauqi