Home / Ulama / AaGym / Membela Al Quran
aagym-membela-alquran

Membela Al Quran

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Tidak ada kejadian tanpa izin Alloh, tidak ada kejadian yang kebetulan karena semua kejadian sudah diketahui oleh Alloh dan tertulis di Lauhul Mahfudz. Semua kejadian ada dalam kekuasaan Alloh dan setiap kejadian pasti mengandung hikmah. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Masih hangat dalam ingatan kita kejadian beberapa waktu yang lalu di mana ratusan ribu, ada yang menyebut sampai satu juta lebih, umat Islam turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya dalam membela Al Quran. Lautan kaum muslimin memadati ibu kota dengan niat aksi damai lillaahi ta’ala. Belum pernah terjadi peristiwa seperti ini sebelumnya di mana sekian banyaknya manusia berkumpul disebabkan satu hal yang sama yaitu hati yang terluka karena ada seseorang merendahkan Al Quran. Dan, kejadian itu sudah berlalu, meninggalkan catatan indah tentang aksi massa umat Islam yang bisa berlangsung dengan tertib, santun dan damai.

Alloh Swt. berfirman, “Dan Al Quran itu bukanlah perkataan seorang penyair, sedikit sekali kamu beriman kepadanya. Dan bukan pula perkataan tukang tenung, sedikit sekali kamu mengambil pelajaran daripadanya. Ia adalah wahyu yang diturunkan dari Tuhan semesta alam.” (QS. Al Haaqoh [69] : 41-43)

Al Quran adalah firman Alloh Swt., oleh karena itu setiap orang yang beriman kepada Alloh dan kitab-Nya akan sangat tersinggung dan terluka hatinya manakala Al Quran dilecehkan. Dan, menjadi hal yang sangat wajar jikalau umat Islam bereaksi seperti kejadian tempo hari.

Bagi kita umat Islam, kegiatan beberapa waktu yang lalu hanyalah salah satu cara saja dari sekian banyak cara kita membela Al Quran. Karena ternyata dari kejadian tersebut ada hikmah yang sangat besar bagi kita yaitu semakin banyak di antara kita yang membuka Al Quran hingga terjemah bahkan hingga tafsirnya. Semakin banyak diskusi kita mengenai ayat Al Quran dan nilai yang terkandung didalamnya. Maasyaa Alloh!

Sehingga saudaraku, ada hal yang jauh lebih besar yang penting sekali kita perbuat setelah kejadian kemarin, yaitu bagaimana kita umat Islam benar-benar mencintai kitab sucinya, membacanya, memahaminya, menghafalkannya, mengamalkannya dan mengajarkannya. Jangan sampai ada orang yang berbeda akidahnya dengan kita akantetapi leluasa saja berbicara mengenai Al Quran, sedangkan kita bingung harus memberi respon seperti apa. Jangan sampai ada orang yang akidahnya di luar kita lebih fasih mengomentari Al Quran, sedangkan kita membacanya saja jarang apalagi memahaminya dan mengamalkannya.

Mari kita bertekad untuk tidak hanya fokus pada penista Al Quran saja, tidak hanya fokus pada sisi emosional dan rasa tersinggung saja. Akantetapi mari kita lebih fokus pada perbaikan diri kita. Boleh jadi masih banyak dari umat ini yang masih buta Al Quran, belum bisa membacanya apalagi memahaminya. Mari kita jadikan momentum kemarin sebagai momentum kita kembali kepada Al Quran, lebih mencintainya dengan mengakrabi, memahami, dan mengamalkan Al Quran. Demikianlah pembelaan yang sejati terhadap Al Quran. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan naungan di akhirat kelak karena keakraban kita dengan Al Quran. Aamiin yaa Robbal’aalamiin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Syauqi | Sunnah Style dan Hijab Sabila Gallery

Comments

comments

About andysyauqi