Home / Ulama / AaGym / Lima Disiplin – Bagian 4. Disiplin Bersih, Rapi, Tertib, Teratur
ssg-01

Lima Disiplin – Bagian 4. Disiplin Bersih, Rapi, Tertib, Teratur

Semoga Alloh Yang Maha Mengetahui segala isi hati, senantiasa memberikan petunjuk kepada kita sehingga kita senantiasa istiqomah menjaga kebeningan hati. Hanya orang dengan hati yang bersih yang akan kembali kepada Alloh dengan penuh kebahagiaan. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Aspek disiplin yang keempat adalah disiplin dalam hal kebersihan, kerapian, ketertiban dan keteraturan.

Saudaraku, sesungguhnya Alloh Swt. sangat mencintai keindahan. Salah satu dari asma Alloh adalah Al Jamiil, Alloh Yang Maha Indah. Dalam salah satu hadits, Rosululloh Saw. bersabda, “Sesungguhnya Alloh Maha Indah dan mencintai keindahan..” (HR. Muslim)

Demikian juga manusia. Alloh Swt. menciptakan kita dengan fitrah mencintai keindahan, mencintai kedamaian, kelembutan, kebaikan. Oleh karena itu, jikalau kita menemukan sesuatu keadaan yang tidak indah, tidak bersih, tidak rapi, tidak tertib, tidak teratur, acak-acakan, maka di dalam hati kita akan muncul perasaan tidak senang.

Jika kita mentafakuri keadaan negara-negara maju yang kuat dari segi politiknya, ekonominya, pendidikannya, budayanya, maka kita akan menemukan betapa mereka sangat menjaga kebersihan, kerapian, ketertiban, keteraturan.

Jepang salah satu contohnya. Negara yang sempat hancur lebur oleh bom nuklir ini, bisa bangkit dengan pesat dan menjadi salah satu kekuatan dunia yang sangat diperhitungkan, tiada lain adalah karena kedisiplinan mereka.  Di Tokyo yang sangat padat dan metropolis, tidak ditemukan tulisan “Dilarang buang sampah di sini!” Namun, kota ini sangat bersih meski padat oleh manusia. Padahal di sana tidak pernah mengenal konsep “kebersihan adalah sebagian dari iman”. Maa syaa Alloh.

Maka, disiplin bersih, rapi, tertib dan teratur secara lahir adalah salah satu kunci dari kekuatan. Sudah semestinya kita sebagai muslim memiliki kedisiplinan ini. Saat melihat sebuah bungkus permen yang kecil dan tercecer begitu saja, maka bersegeralah memungutnya lalu memasukkannya ke tempat sampah. Jikapun tidak menemukan tempat sampah, maka milikilah rasa tanggungjawab untuk memungutnya, membawanya sampai nanti menemukan tempat sampah. Bumi yang kita tempati ini adalah ciptaan Alloh, milik Alloh dan amanah dari Alloh.

Biasakan diri untuk hidup rapi, tertib dan teratur. Mulai dari hal-hal kecil. Terbiasa disiplin dalam urusan-urusan kecil, maka itu akan membuat mental kita terbangun untuk hidup disiplin dalam urusan lainnya termasuk urusan-urusan besar. Apalagi sebagai muslim, kita dianjurkan untuk tidak meremehkan urusan sesederhana apapun. Karena hal kecil bisa bernilai besar di hadapan Alloh Swt.

Sahabatku, betapa kita sangat bersyukur atas nikmat Islam ini. Agama yang sangat mendidik kita untuk hidup bersih. Setidaknya lima kali dalam sehari kita berwudhu secara tertib dan teratur. Wudhu bukanlah sekedar syarat sahnya sholat, namun secara ilmiah wudhu juga memiliki efek membersihkan dan merelaksasi yang menakjubkan. Subhaanalloh.

Disiplin bersih, rapi, tertib dan teratur adalah bagian dari keimanan, kunci dari kekuatan. Semoga kita senantiasa bermujahadah, berjuang dengan sungguh-sungguh mengamalkan disiplin dalam aspek ini. Dimulai dari urusan batin hingga urusan lahir. Semoga setiap amal kita sesederhana apapun, menjadi pemberat amal sholeh kita di yaumil hisab. Aamiin yaa Robbal ‘aalamiin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Niaga Berkah dan Jilbab SHAREEFA

Comments

comments

About AndySyauqi