Home / Ulama / AaGym / Lima Disiplin – Bagian 3. Disiplin Belajar dan Berlatih
aagym-memanah

Lima Disiplin – Bagian 3. Disiplin Belajar dan Berlatih

Alhamdulillah. Alloh yang menciptakan kita. Alloh yang mencukupi rezeki kita. Alloh yang mengatur langit, bumi dan segala apa yang ada di dalamnya yang tak bisa kita mengaturnya; matahari, bulan bintang dan benda langit lainnya. Alloh yang mengatur organ tubuh kita yang tak bisa kita mengaturnya; jantung, paru-paru dan organ lainnya. Maha Suci Alloh.

Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Aspek disiplin yang ketiga adalah disiplin belajar dan berlatih. Para sahabat dan generasi pertama dari kaum muslimin adalah orang-orang yang terpelajar dan terlatih. Dididik langsung oleh sang pendidik utama, nabi Muhammad Saw. Beliau mendidik mereka dengan ilmu tauhiid yang dalam dan melatih mereka dengan pelatihan yang kuat. Sehingga lahirlah generasi yang tangguh, pantang mengeluh.

Hamba yang sangat dicintai oleh Alloh Swt. dan Rosul-Nya adalah mereka yang memiliki kekuatan iman, intelektual, emosional dan fisik. Di tangan orang-orang yang demikianlah sebagaimana sejarahnya, Islam menjadi peradaban yang besar. Dan di tangan orang-orang yang demikian pula in syaa Alloh umat ini akan terus menjadi rahmatan lil’aalamiin.

Saudaraku, Rosululloh Saw. bersabda, “Ajarkanlah anak-anakmu memanah, berenang dan berkuda.” (HR. Ahmad). Semangat dari hadits ini adalah bahwa penting untuk kita melatih diri, melatih generasi penerus sejak dini dengan berbagai macam keterampilan yang bisa menunjang dakwah tauhiid, mengajak orang-orang untuk menyembah Alloh Swt. Ingatlah bahwa apapun kegiatan kita, profesi kita, ada misi dakwah yang harus tetap kita emban.

Yang tidak kalah penting juga keterampilan menjaga kebersihan hati. Karena hanya hati yang bersih yang bisa peka dan bersegera menangkap petunjuk Alloh Swt. yang datang melalui berbagai macam cara. Keterampilan yang satu ini pun perlu dilatih. Caranya dengan belajar menjauhi penyakit hati seperti sombong, buruk sangka, riya, dan sebagainya.

Kemudian, Alloh Swt. berfirman, “Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu, “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Mujaadilah [58] : 11)

Kekuatan juga datang karena ilmu pengetahuan. Banyak sekali para ilmuwan barat non-muslim yang berhasil menyingkap penemuan-penemuan yang sesuai dengan Al Quran, sehingga mereka mendapat hidayah untuk memeluk Islam dengan keimanan yang sangat kuat. Maa syaa Alloh.

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Niaga Berkah dan Jilbab SHAREEFA

Comments

comments

About AndySyauqi