Home / Ulama / AaGym / Kunci Syukur [3]
aagym - kunci syukur 03

Kunci Syukur [3]

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Mengetahui kebutuhan kita dan Maha Mencukupi seluruh kebutuhan makhluk-Nya, menggolongkan kita sebagai ahli syukur. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Kunci menjadi ahli syukur yang ketiga adalah gemar berterimakasih kepada manusia yang telah menjadi jalan kebaikan bagi kita. Dalam hidup kita pasti banyak keterlibatan orang lain untuk memenuhi berbagai urusan kita. Kita lahir ke dunia, tumbuh dan berkembang adalah karena keterlibatan tangan orangtua kita. Kita bisa berpakaian adalah karena banyak keterlibatan tangan orang lain mulai dari petani kapas, tukang tenun, penjahit, pedagang. Kita pun bisa makan setiap hari karena keterlibatan tangan orang lain, mulai dari petani, nelayan, pedagang hingga yang masak.

Maasyaa Alloh! Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita terampil berterima kasih kepada orang lain yang telah turut andil dalam membantu memenuhi kebutuhan kita. Alloh Swt. senang kepada hamba-hamba-Nya yang pandai berterimakasih. Alloh Swt. berfirman, “Bersyukurlah kepada-Ku dan (berterima kasihlah) kepada dua orang ibu bapakmu.” (Luqman [31] : 14)

Demikian juga Rosululloh Saw. mengajarkan bahwa berterimakasih kepada manusia adalah bentuk rasa syukur kepada Alloh Swt. Rosululloh Saw. bersabda, “Barangsiapa yang tidak berterima kasih kepada manusia maka dia tidak bersyukur kepada Allah.” (HR. Ahmad)

Dalam hadits lain Rosululloh Saw. bersabda, “Orang yang paling bersyukur kepada Allah adalah mereka yang paling bersyukur kepada manusia.” (HR. Baihaqi). Ungkapan rasa terima kasih kepada sesama manusia itu banyak caranya. Bisa dengan mengungkapan dengan ucapan lisan. Bisa juga dengan mendoakan atau dengan cara membalas kebaikannya.

Biasakanlah untuk selalu berusaha membalas kebaikan orang lain meskipun tentu orang yang membantu kita itu tidak berharap pamrih atau balas jasa. Akan tetapi, membalas kebaikan adalah bentuk rasa syukur kita kepada Alloh dan agar kita tidak berhutang budi. Jangan sampai ada dalam hati kita rasa nyaman terus-menerus dibantu orang lain sedangkan kita tidak melakukan hal yang sama terhadapnya. Syukurilah bantuan yang datang kepada kita dengan cara membantu meringankan keperluan orang lain pula.

Rosululloh Saw. bersabda, “Dan barangsiapa yang berbuat kebaikan kepadamu maka balaslah dia.” (HR. Abu Daud, Nasai, Ahmad)

Saudaraku, bersyukur adalah ikhtiar kita mengikat nikmat Alloh yang sudah kita terima dan mengundang datangnya nikmat lain yang belum kita terima. Alloh mencintai hamba-Nya yang bersyukur. Semoga kita termasuk orang-orang yang mencintai Alloh dan dicintai oleh-Nya. Aamiin ya Robbal’aalamiin.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Syauqi | Sunnah Style dan Hijab Sabila Gallery

 

Comments

comments

About andysyauqi