Home / Ulama / AaGym / Jika Merasa Sebagai Korban
aagym-jika-merasa-sebagai-korban

Jika Merasa Sebagai Korban

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Mengetahui setiap kejadian baik yang tersembunyi maupun yang terang-terangan, menggolongkan kita sebagai orang-orang yang senantiasa merasa ditatap oleh-Nya. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Kita akan menemui banyak ujian dalam hidup ini dan di antara ujian-ujian itu ada yang berbentuk bencana. Saudaraku, Alloh Swt. berfirman, Apa saja nikmat yang kamu peroleh adalah dari Alloh, dan apa saja bencana yang menimpamu, maka dari (kesalahan) dirimu sendiri. Kami mengutusmu menjadi Rosul kepada segenap manusia. Dan cukuplah Alloh menjadi saksi.” (QS. An Nisaa [4] : 79)

Ketika takdir Alloh, kita tertimpa bencana, maka tidaklah perlu berlama-lama atau berlarut-larut dalam kesedihan, karena sikap yang jauh lebih baik adalah berlarut-larut dalam taubat kepada Alloh Swt. Salah satu sikap yang membuat kita susah untuk taubat adalah merasa diri hanya sebagai korban, bisa korban dari gejala alam atau korban dari perbuatan buruk yang dilakukan orang lain.

Saudaraku, berlama-lama memposisikan diri sebagai korban hanya akan membuat kita semakin merasa lemah dan pantas dikasihani oleh orang lain. Padahal Alloh menerangkan pada ayat di atas bahwa bencana yang menimpa kita adalah disebabkan kezholiman diri kita sendiri. Oleh karena itu, ketika bencana datang menimpa, sikap terbaik yang sepatutnya kita lakukan adalah memandang diri sendiri sebagai pelaku atau penyebab dari bencana itu sendiri. Sehingga dengan begitu kita bisa menyegerakan diri untuk bertaubat kepada Alloh, mujahadah memperbaiki diri dan memaksimalkan ikhtiar memperbaiki keadaan.

Sikap-sikap yang demikianlah yang bisa mengundang datangnya pertolongan Alloh Swt. Karena Alloh mencintai hamba-Nya yang bertawakal dan berpegah teguh kepada-Nya. Tidak ada untungnya kita berlarut-larut mengasihani diri, meratapi keadaan apalagi sambil tak berbuat apa-apa. Bertaubatlah kepada Alloh, perbaikilah hubungan kita dengan-Nya dan maksimalkan ikhtiar memperbaiki keadaan, inilah sikap-sikap yang Alloh sukai dan mengundang datangnya pertolongan Alloh kepada kita. Wallohua’lambishowab.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Syauqi | Sunnah Style dan Hijab Sabila Gallery

Comments

comments

About andysyauqi