Home / Ulama / AaGym / Ibadah Harus Bagus
sujud2

Ibadah Harus Bagus

Ibadah Harus Bagus

dikutip dari buku “Agar Hidup Allah yang Urus – Jurus 5-us”

 

Periksalah ke dalam diri kita, apakah ibadah kita sudah bagus atau belum. Karena ternyata, kita lebih banyak melakukan ibadah gerakan semata. Hawa nafsu seringkali mendominasi diri kita saat kita menunaikan ibadah.

Sebagai contoh, coba perhatikan shalat yang kita lakukan. Tak jarang kita melakukannya secara tergesa-gesa disebabkan pekerjaan atau hal lain yang menurut kita penting. Sehingga jangankan untuk memaknai setiap bacaan shalat, karena apa yang ada di dalam benak kita sejak takbiratul ikhram hingga salam adalah urusan-urusan duniawi kita sendiri. Tidak heran, kita seringkali lupa rakaat, lupa tahiyyat awal, atau tertukar bacaan. Kalaupun kita membaca bacaannya, kita baca dengan terburu-buru, padahal bacaan di dalam shalat itu adalah doa. Padahal shalat adalah komunikasi langsung kita dengan Allah Swt.

Jika membaca doa pun, kita sering­kali membacanya seperti orang yang takut tertinggal bis kota. Meski kita hafal bacaannya, namun cara kita membacakannya seolah kita ingin segera mengakhirinya. Padahal, bila kita hendak meminta bantuan kepada sesama manusia, meminjam uang misalnya, kita berbicara kepadanya dengan penuh sopan santun, perlahan dan penuh tata krama. Atau, jika kita memohon ampunan kepada-Nya pun kita membacakannya dengan terburu-buru, seolah tidak punya lagi waktu. Padahal jika kita meminta maaf kepada sesama manusia, maka kita akan melakukannya dengan cara yang sangat hati-hati dan sungguh-sungguh.

Allah Swt berfirman,

 “Dan, tidaklah Aku ciptakan jin dan Manusia melainkan untuk beribadah kepada-Ku”. (QS. Adz Dzariyat [51]: 56).

Simaklah ayat ini. Selain dalam bacaan-bacaan shalat, dalam dzikir setelah shalat saja pun kita mengucapkannya tergesa-gesa, tidak bersungguh-sungguh sebagai pujian kita untuk-Nya. Padahal firman-Nya di atas adalah penegasan bahwasanya Allah Swt menghendaki setiap apa yang kita lakukan di dalam hidup ini adalah bentuk ibadah kita kepada-Nya.

Ada ibadah mahdhah (ibadah yang murni hubungan hamba dengan Allah Swt secara langsung) dan ada ibadah ghair mahdhah (ibadah yang di samping sebagai hubungan  hamba de­ngan Allah, juga merupakan hubungan atau interaksi antara hamba dengan makhluk lainnya.). Jika shalat kita bagus, dzikir kita bagus, sikap kepada tetangga bagus, sikap kepada lingkungan bagus, maka rezeki tidak akan sulit menghampiri kita.

Mungkin ada yang bertanya, kenapa seseorang ibadahnya bagus namun rezekinya segitu-segitu saja? Camkanlah bahwasanya rezeki itu tidak harus banyak atau melimpah ruah. Rezeki itu yang terpenting adalah cukup. Untuk apa rezeki banyak tapi tidak pernah cukup? Sedangkan jika rezeki kita banyak, tapi tidak pernah cukup untuk memenuhi keinginan kita, maka rezeki yang banyak itu tidak ada artinya.

Allah Swt berfirman,

 “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. Al Baqarah [2]: 153).

Oleh karenanya, baguskanlah ibadah kita niscaya Allah Swt akan memudahkan pertolongan-Nya untuk kita. Sesungguhnya Allah Swt menyaksikan shalat awal waktu kita. Dia melihat sujud kita di sepertiga malam terakhir. Dia mendengar dan melihat segala doa dan dzikir kita. Orang-orang yang tidak beriman dan dzalim saja mendapat rezeki, bagaimana mungkin kita yang bersujud, berdzikir, dan berdoa kepada-Nya tidak Dia beri?!

Sahabatku, Allah Swt berfirman,

“Hanya kepada-Mu lah Kami menyembah dan hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan.” (QS. Al Fatihah [1]: 5).

Ayat ini menjelaskan bahwa hendaknya ibadah didahulukan ketimbang mengajukan permintaan kepada-Nya. Meskipun pada hakikatnya Allah Maha Pengasih, Maha Penyayang, Dia tak pernah berhenti melimpahkan rezeki kepada hamba-hamba-Nya, baik dipinta ataupun tidak. Janganlah ragu akan jaminan Allah Swt terhadap rezeki kita.

Baguskanlah dzikir kita, shalat kita, munajat kita, amal-amal kita. Sesungguhnya semua itu disaksikan oleh Allah Swt. Dia memberi kepada kita lebih dari apa yang kita duga dan dari jalan yang tidak kita sangka-sangka.

 

AaGym

Comments

comments

About AndySyauqi

  • Feedayen mohamed

    Sgt mencerahkan