Home / Ulama / AaGym / Hikmah Sholat Khusyu (2)
shalat2

Hikmah Sholat Khusyu (2)

Tiada yang mampu menghidupkan yang mati dan mematikan yang hidup, kecuali Alloh. Tiada yang bisa mencukupi rezeki seluruh makhluk, kecuali Alloh. Tiada yang kuasa mempergilirkan siang dan malam dan mengatur seluruh bintang-bintang, kecuali Alloh. Dialah Alloh, Dzat Yang Maha Suci dan Maha Kuasa. Segala puji hanya milik Alloh dan hanya kembali kepada-Nya.

Sholawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Hikmah sholat khusyu yang ketiga adalah meluruskan niat. Niat sangat penting dalam ibadah, termasuk di dalam sholat. Suatu ibadah diterima sebagai amal sholeh atau tidak itu tergantung kepada niat. Seseorang yang sholat dengan khusyu, maka dia akan senantiasa menjaga niatnya dalam setiap perbuatan yang ia lakukan. Ia tidak akan mengambil tindakan sebelum yakin dan mantap bahwa niatnya semata-mata hanyalah mengharap ridho Alloh Swt.

Orang yang khusyu dalam sholat senantiasa yakin bahwasanya Alloh hanya akan menerima amal perbuatan yang dilandasi dengan niat ikhlas lillaahi ta’alaa. Bagaimana ciri hati yang ikhlas? Hati yang ikhlas tidak akan kecewa hanya karena tidak mendapatkan pujian atau hanya karena diremehkan oleh orang lain. Hati yang ikhlas akan jarang merasa kecewa. Baginya tidak penting penilaian makhluk, karena amal yang ia lakukan hanya mengharap penilaian Alloh semata.

Hikmah keempat adalah ketertiban dan keteraturan. Dalam sholat kita menemukan aturan-aturan yang harus kita penuhi secara runut, berurut, tertib, teratur. Diawali sejak takbiratul ihram, berdiri tegak, ruku’, sujud, dan seterusnya hingga salam. Maka, orang yang khusyu dalam sholatnya akan terlatih untuk hidup dengan penuh ketertiban dan keteraturan, tidak akan sporadis, tidak bertindak tanpa pertimbangan dan perhitungan.

Hikmah kelima adalah tumaninah, yaitu tenang, konsentrasi, dan sadar pada apa yang sedang dilakukan. Sholat melatih kita melakukan proses, setahap demi setahap secara tenang dan mantap. Setiap prosesnya dihayati dengan tenang dan nikmat. Orang yang khusyu dalam sholat, akan terlatih untuk senantiasa tenang dalam menjalani kehidupan ini. Setiap tugas dan tanggungjawab ia penuhi dengan penuh totalitas, profesional dan rasa amanah.

Hikmah keenam adalah gerakan dinamis. Sholat adalah ibadah yang berisi rangkaian gerak dinamis. Dan, sujud adalah gerakan yang paling menakjubkan, yaitu ketika kepala sebagai simbol kemuliaan seseorang, harus diletakkan di tempat paling rendah sejajar telapak kaki. Maka, di sini ada hikmah nilai ketawadhuan, kerendahan hati. Orang yang khusyu dalam sholat adalah orang yang rendah hati di hadapan makhluk Alloh Swt. Pantang ia untuk sombong, merasa diri lebih mulia dibandingkan orang lain dan merendahkan mereka.

Dan, hikmah terakhir dari sholat khusyu adalah salam atau kedamaian, keselamatan. Sholat yang kita tunaikan senantiasa ditutup dengan salam yang merupakan ungkapan doa semoga Alloh melimpahkan rohmat dan keberkahan bagi orang-orang di sekitar kita. Maka, ucapan salam ketika kita menutup sholat, itu adalah garansi bahwa diri kita tidak akan berbuat zholim pada orang lain dan pada lingkungan kita.

Maa syaa Alloh, betapa agung nilai-nilai yang terkandung dalam sholat yang khusyu. Kita memohon kepada Alloh Swt. semoga kita senantiasa diberikan taufik dan hidayah oleh-Nya supaya mampu sholat secara khusyu sehingga bisa meraih keberuntungan hidup di dunia dan di akhirat. Sebagaimana firman Alloh Swt., “Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman. (Yaitu) orang-orang yang khusyu dalam sholatnya. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna.” (QS. Al Mu’minun [23] : 1-3).[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Niaga Berkah dan Jilbab SHAREEFA

Comments

comments

About AndySyauqi