Home / Ulama / AaGym / Hikmah Dalam Takbir
aagym-hikmah-dalam-takbir

Hikmah Dalam Takbir

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh Swt. Semoga Alloh Yang Maha Menatap, menggolongkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang istiqomah menjaga kebeningan hati. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Alloh Swt. berfirman, “Dan katakanlah: “Segala puji bagi Alloh yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya.” (QS. Al Isro [17] : 111)

Dalam satu hari saja betapa sering kita mengucapkan takbir, Allohu Akbar, Alloh Maha Besar. Di bulan Romadhon kemarin tentu lebih sering lagi kita menggemakan takbir. Apalagi semakin mendekati hari Idul Fitri.

Ketika kita bertakbir, misalnya takbir dalam sholat, maka sesungguhnya kita sedang mengakui betapa kecil dan tidak berdayanya diri kita ini, dan Maha Besar Alloh lagi Maha Kuasa Alloh. Kita ini tiada daya, tiada upaya, tiada kekuatan kecuali Alloh yang memberikan. Setiap helaan nafas kita tidak terjadi kecuali atas izin Alloh.

Saudaraku, kalau kita bertakbir sedangkan dalam hati kita masih ada perasaan diri ini besar, besar karena pangkat, besar karena jabatan, besar karena gelar atau besar karena harta kekayaan, merasa besar karena pengalaman, merasa besar karena popularitas, maka pada saat itu lisan dengan hati kita tidak sejalan. Jika lisan dan hati tidak sejalan atau bersebrangan maka inilah sinyal bahaya. Jika hal ini terbiasa maka kita bisa terjebak pada keadaan niat yang tidak lillaahita’ala.

Maka, latihlah hati kita untuk mengikuti apa yang lisan kita ucapkan. Juga latihlah lisan kita untuk mengucapkan apa yang hati niatkan. Jadikan keduanya satu kesatuan yang saling menguatkan ketika berdzikir dalam takbir. Bertakbirlah sembari mengakui di dalam hati bahwa semua yang kita miliki hakikatnya hanya titipan dan semua milik Alloh dan akan kembali kepada-Nya. Semoga Alloh Swt. membimbing kita untuk selalu berada dekat dengan-Nya. Barangsiapa yang dekat dengan Alloh maka pasti selamat hidupnya. InsyaaAlloh.[]

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Syauqi | Sunnah Style dan Hijab Sabila Gallery

Comments

comments

About andysyauqi