Home / Ulama / AaGym / Ash Shomad
aagym - Ash Shomad

Ash Shomad

Alhamdulillah. Segala puji hanya milik Alloh, Tuhan semesta alam. Semoga Alloh menggolongkan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang putus harapan dari apapun dan siapapun, selain berharap hanya kepada Alloh. Sholawat dan salam semoga selalu terlimpah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Salah satu asma Alloh Swt. adalah Ash Shomad, Alloh Yang Maha Tempat Bergantung Kepada-Nya segala sesuatu.

Alloh Swt. berfirman, “Katakanlah: “Dia-lah Alloh, yang Maha Esa. Alloh adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.” (QS. Al Ikhlas [112] : 1-4)

Ibn Jarir dalam tafsirnya menerangkan bahwa Ash Shomad berarti tuan yang sempurna dalam kedudukannya, yang mulia dan sempurna dalam kemuliaannya, yang agung dan sempurna dalam keagungannya, yang lembut dan sempurna kelembutannya, yang kaya dan sempurna kekayaannya, yang perkasa dan sempurna dalam keperkasaannya, yang berilmu dan sempurna dalam keilmuannya, hakim dan sempurna dalam hikmahnya, Dialah Alloh, Yang Maha Sempurna dalam segala bentuk kemuliaan. Sifat-sifat ini tidak layak kecuali hanya bagi Alloh Swt.

Pelajaran bagi kita dari asma Alloh ini adalah bahwa tidak ada lagi yang bisa menjadi pegangan, sandaran, tempat kita menggantungkan hidup, kecuali hanya Alloh Swt. Bergabung jin dan manusia untuk memberikan satu butir nasi kepada kita, namun Alloh tidak menghendaki itu terjadi, maka pasti tidak akan pernah terjadi. Demikian juga, bergabung jin dan manusia untuk mengganggu kita, namun Alloh tidak mengizinkan itu terjadi, maka setitik goresanpun tidak akan menimpa kita.

Lantas, apakah boleh kita meminta tolong kepada orang lain? Meminta tolong kepada orang lain hanya sebatas ucapan, maka itu boleh. Tapi, hati tetap bergantung kepada Alloh Swt. Karena, walaupun orang itu ingin menolong namun Alloh tidak mengizinkan, maka itu tidak akan terjadi.

Sesungguhnya makhluk hanyalah jalan rezeki dari Alloh Swt. Hanya Alloh yang mengatur lalu lintas rezeki. Deraskanlah doa kepada Alloh supaya kita terhindar dari sikap meminta-minta. Deraskanlah doa supaya Alloh memberi kita kekuatan untuk sanggup berikhtiar menjemput karunia-Nya.

Bermuamalah dengan manusia dalam kadar yang sewajarnya, tidak boleh kita memelas-melas kepada manusia karena kehormatan kita akan hancur jika berbuat demikian. Kita hanya boleh menjadi hamba Alloh Swt., bukan hamba atasan, bukan hamba dunia. Tidak ada yang menjami kita kecuali Alloh Swt.

Alloh Swt. berfirman, Semua yang ada di langit dan bumi selalu meminta kepadanya. Setiap waktu Dia dalam kesibukan. Maka nikmat Robb-mu yang manakah yang kamu dustakan?” (QS. Ar Rohmaan [55] : 29-30)

Semoga kita semakin mengenal dan dekat dengan Alloh. Hanya kepada Alloh kita menyembah dan hanya kepada-Nya tempat bergantung segala makhluk. Wallohua’lam bishowab.[]

 

 

Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar ( Aa Gym )
Beliau adalah pengasuh pondok pesantren Daarut Tauhiid Bandung – Jakarta.

Editor : Rashid Satari

Website ini didukung oleh Muslim Designer, Niaga Berkah dan Jilbab SHAREEFA

Comments

comments

About andysyauqi