Home / Berita / Tiga Masjid di California Terima Surat Kebencian Sebut Nama Trump
muslim-amerika-_160704152929-731

Tiga Masjid di California Terima Surat Kebencian Sebut Nama Trump

Los Anggeles — Surat kaleng penuh kebencian dikirimkan ke tiga masjid di California, berisi peringatan bahwa presiden terpilih Donald Trump akan “membersihkan” Amerika Serikat dari muslim. Hal tersebut menimbulkan ketakutan di antara jamaah, kata salah seorang pimimpin komunitas muslim pada Sabtu (26/11), dilansir dari Rueters.

Hussam Ayloush, Direktur Executif Dewan Hubungan Amerika-Mulim Los Angeles, mengatakan surat-surat tersebut sama, cap postnya menunjukan surat-surat itu dikirim dari Santa Clarita, sebelah utara Los Angeles.

Aylous mengatakan komunitasnya meminta FBI untuk memeriksa surat-surat tersebut. Dia yakin surat-surat lain juga dikirim ke masjid lain lebih awal pada pekan ini.

Kelompok Hak Sipil sudah memberi tanda adanya serangan yang ditargetkan kepada minoritas, termasuk muslim, sejak Trump menang dalan pemilihan presiden pada 8 November 2016 lalu. Ada juga beberapa laporan kekerasan yang dilakukan oleh para pendukung Trump.

Para pengirim gelap itu mengatasnamakan diri mereka sebagai “Orang Amerika untuk lebih baik” dan mengatakan Trump akan “membersihkan Amerika dan membuatnya bersinar kembali” dan akan melakukan genicida untuk melawan muslim

“Kamu, muslim, sebaiknya mengemasi barangmu dan tanpa mengelak,” tulis surat tersebut.

Ayloush mengatakan dia telah memberikan masukan kepada tiga masjid untuk bekerja sama dengan polisi setempat untuk menyelidiki surat-surat itu sebagai tindakan criminal berdasarkan kebencian

Polisi San Jose dalam sebuah pernyataan menyebutkan bahwa, menindaklanjuti laporan mengenai surat itu, pihak kepolisian telah mengabarkan kepada Evergreen Islamic Center pada Kamis bahwa satu unitnya akan menganani penyelidikan kasus tersebut.

Nama Trump dicantumkan dalam beberapa grafiti berisi kebencian yang muncul sejak terpilihnya Trump. CAIR mencatat lebih dari 100 insiden yang menyerang muslim di Amerika sejak Trump terpilih. Namun, Team Transisi Trump belum bisa dimintai tanggapannya dengan segera.

Tahun lalu, kandidat president Republik itu menyerukan untuk melarang sementara muslim masuk ke Amerika. Tahun ini, Trump berjanji akan menunda imigrasi dari negara-negara yang para Militan Islam nya masih aktif, tapi tidak menyebutkan, dia ingin melarang semua muslim.

Menyusul kemenangannya, Trump yang akan berdinas pada 20 Januari mendatang, berjanji akan menjadi presiden bagi seluruh warga Amerika.

Comments

comments

About Agus Iskandar Darmawan