Home / Berita / RSUD Pidie Jaya Rusak Berat Terdampak Gempa
petugas-medis-menangani-warga-korban-gempa-di-rumah-sakit (Antara/Irwansyah Putra)
petugas-medis-menangani-warga-korban-gempa-di-rumah-sakit (Antara/Irwansyah Putra)

RSUD Pidie Jaya Rusak Berat Terdampak Gempa

PIDIE JAYA — Rumah Sakit Umum Daerah Pidie Jaya, Provinsi Aceh, rusak berat karena gempa bumi 6,5 skala richter yang melanda pada Rabu pagi (7/12). “Ada satu unit fasilitas kesehatan yang rusak berat, yakni RSUD Pidie Jaya,” kata Achmad Yurianto, Kepala Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, di Jakarta, dikutip dari Antara.

Dia mengatakan, pasien dari RSUD Pidie Jaya dievakuasi dari rumah sakit dan direncanakan untuk dipindahkan ke RS Bireun dan RS Kabupaten Pidie. Tim 11 Puskesmas di Kabupaten Pidie dan Tim Pusat Krisis Kesehatan Aceh telah dikerahkan untuk bencana gempa tersebut. “Public Safety Center (PSC) Bireun, Sigli, Bener Meriah dan Aceh Utara juga telah bergerak menuju lokasi,” ujarnya.

Kementerian Kesehatan, lanjutnya, juga telah mengirimkan tim untuk melakukan koordinasi dan melakukan penilaian cepat kesehatan atau rapid health assesment (RHA). Sampai pukul 13.00 WIB, Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Kemenkes melaporkan, sebanyak 30 ambulans dan 136 personel tim kesehatan sudah berada di lokasi kejadian.

Ambulans dan sumber daya manusia kesehatan yang diturunkan itu berasal dari Pusat Penanggulangan Krisis Kesehatan Aceh sebanyak 2 ambulans dan 11 personel), dari Kabupaten Bireun berjumlah 4 ambulans, dari Kabupaten Bener Meriah ada 2 ambulans dan 8 personel, dari Kota Langsa ada 1 ambulans dan 10 personel dan Kabupaten Aceh Utara mengirimkan 4 ambulans dan 25 personel.

Selanjutnya, Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polri mengirimkan 2 ambulans dan 8 personel, dari RS Zaenal Arifin ada 4 ambulans dan 25 personel, RSU Meuraxa ada 2 ambulans dan 11 personel, dan Kota Lhoksmawe mengirimkan 2 ambulans dan 10 personel. Kemudian, RSU Bireuen Medical Center mengirimkan 1 ambulans dan 5 personel, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengirim 3 ambulans dan 12 personel, RS Jiwa Aceh menerjunkan 2 ambulans dan 10 personel serta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Aceh Timur memberi bantuann dengan 1 ambulans dan 8 personel.

“Logistik kesehatan secara umum masih cukup, namun stok cadangan di provinsi tetap disiapkan bila sewaktu-waktu dibutuhkan,” kata Yuri

Comments

comments

About Agus Iskandar Darmawan