Home / Berita / Relawan Bagikan Kelengkapan Ibadah untuk Korban Gempa Aceh
warga-menyaksikan-puing-bangunan-pasar-meuredu-yang-rubuh-akibat (Antara/Irwansyah Putra)
warga-menyaksikan-puing-bangunan-pasar-meuredu-yang-rubuh-akibat (Antara/Irwansyah Putra)

Relawan Bagikan Kelengkapan Ibadah untuk Korban Gempa Aceh

MEULABOH — Relawan kemanusiaan dari Kabupaten Aceh Barat, datang membagi-bagikan perlengkapan ibadah untuk masyarakat pegungsian korban gempa 6,5 SR di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, demikian dilansir dari Republika.

Rahmad Ozer, Ketua relawan, mengatakan, kelengkapan ibadah khususnya untuk salat merupakan bagian penting yang saat ini dibutuhkan oleh masyarakat yang sedang berduka dalam bencana alam ini.

“Mereka sangat perlu kelengkapan salat, sebab banyak dari mereka sudah tidak miliki peralatan tersebut, karena tertimbun reruntuhan gempa. Kemudian hari ini kami juga mengantarkan kelambu bagi warga pegungsi,”sebutnya, di Pidie Jaya, Jumat (9/12),

Rachmad berangkat bersama enam orang pelajar OSIS SMAN 1 Meureubo. Dengan satu unit mobil, mereka membantu masyarakat korban gempa yang tinggal di tenda-tenda pegungsian secara mobiler untuk melihat langsung kebutuhan apa yang sangat mendesak selama mereka di sana.

Dia mengatakan, saat ini, bantuan dari berbagai pihak terus berdatangan seperti sandang, pangan dan sebagainya, akan tetapi dia melihat bantuan itu banyak terkosentrasi pada titik-titik tertentu sehingga tidak merata secara menyeluruh kepada korban.

“Kami mencari semua posko-posko kecil, mungkin posko yang besar sudah tidak sepi dari pemberian bantuan. Kami menemukan ada satu posko itu masyarakatnya sudah satu malam cukup jera oleh gigitan nyamuk karena tidak ada kelambu,” jelasnya.

Kehadiran mereka diterima hisak tangis oleh warga seperti di kawasan Dusun Lampoh Kawat, Gampong Meuee, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya yang tidak jauh dari kawasan pantai laut daerah itu.

Rachmad menyatakan, meskipun disana bukan titik tempat banggunan rubuh, namun juga ditemukan tenda-tenda pengungsian warga, mereka masih memiliki rumah namun kontruksinya mengalami rusak ringan hingga berat sehingga tidak berani di tempati.

“Alhamdulillah hari ini kami bisa membantu lebih dari 15 tenda pengungsi yang kami datangi langsung, tidak banyak tapi bahan itu sangat mereka butuhkan. Posko dibuat sendiri, kadangnya hanya 10-30 orang yang menggunakannya,” katanya menambahkan.

Gempa Magnitud 6,5 SR menguncang Aceh pada Rabu, (7/12) pukul 05.03 WIB. Setidaknya telah ditemukan korban jiwa mencapai 100 orang lebih. Dampak gempa di kedalaman 10 km itu mengenai Kabupaten Pidie Jaya, Kabupaten Bireun, Kabupaten Pidie, serta Bener Meriah, Provinsi Aceh.

Comments

comments

About Agus Iskandar Darmawan