Home / Berita / Israel akan Membangun 500 Rumah Pemukiman Baru di Jerusalem Timur
Dokumentasi Aljazeera
Dokumentasi Aljazeera

Israel akan Membangun 500 Rumah Pemukiman Baru di Jerusalem Timur

Israel sudah mengumumkan akan melanjutkan pembangunan 500 rumah pemukiman baru untuk para pemukim baru di Jerusalem Timur. Pembangunan itu merupakan langkah pertama yang dilakukan setelah proses pemilu Amerika Serikat.

“Pagi ini, perencana pembangunan telah mengumumkan untuk melanjutkan pembangunan 500 unit di Ramat Shlomo,” ungkap Ir Amim, salah seorang aktivist anti-pemukiman, dikutip dari Aljazeera.
Rencana tersebut sudah ada sejak 2014, tambahnya.

Walikota Jerusalem mengatakan rencana tersebut tidak baru dan sudah disetujui beberapa tahun yang lalu.

Saat ini, lebih dari 200.000 pemukim Israel tinggal di daerah Jerusalem Timur yang sudah diduduki oleh Israel sepanjang Banl Barat, Jalur Gaza, dan sebagian Mesir serta Suriah sejak perang 1967.

Lebih dari setengah juta orang Israel tinggal di pemukiman Yahudi sepanjang Tepi Barat, termasuk Jerusalem Timur. Keberadaan mereka illegal secara hukum internasional.

Mustafa Barghouti, salah seorang anggota legislatif Palestina menggambarkan, pengumuman tersebut merupakan keputusan yang sangat serius dan berbahaya.

“Ini tidak akan terjadi jika tidak ada kegagalan dan kebungkaman dari dunia internasional,” ungkapnya kepada Aljazeera.

Hanan Ashrawi, salah seorang pengurus Organisasi Pembebasan Pelatina (PLO), juga menyalahkan pembangunan tersebut.

“Ini saatnya untuk Amerika Serikat, Uni Eropa, dan negara-negara lainnya untuk berkomitmen memberikan solusi nyata bagi kedua negara dan melakukan pencegahan untu rencana yang berbahaya ini dan mengenakan sanksi kepada Israel untuk menghindari kekerasan dan ketidakstabilan keadaan yang lebih jauh lagi,” tandasnya.

Comments

comments

About Agus Iskandar Darmawan