Home / Berita / “Apa yang Telah Kita Lakukan untuk Suriah?”
aleppo

“Apa yang Telah Kita Lakukan untuk Suriah?”

Luka Aleppo adalah luka kemanusiaan. Luka itu menambah daftar luka Suriah. Luka Suriah menambah sederet luka yang dialami negeri-negeri Syam.

Kepada para pejabat di negeri damai Indonesia. Kepada segenap rakyat Nusantara yang pernah berabad-abad dijajah. Kepada umat Islam yang mayoritas jumlahnya. Berpalinglah kepada mereka yang sedang tertindas di Suriah.

Seruan itu dilontarkan untuk segenap kalangan masyarakat seantero negeri ini, dalam sebuah aksi damai bertajuk #StopBurningAleppo (Hentikan Pembakaran Aleppo) di Jakarta, Senin (09/05/2016) lalu.

Aleppo, salah satu kota di Suriah, belakangan ini kembali dibombardir oleh rezim Bashar al-Assad beserta sekutunya.

Ketua Adara Relief International Foundation, Nurjanah Hulwani, dalam orasinya yang berapi-api, mengatakan, luka Aleppo adalah luka kemanusiaan. Luka itu menambah daftar luka Suriah. Luka Suriah menambah sederet luka yang dialami negeri-negeri Syam.

“Luka saudara-saudara kita di Yarmouk (Suriah),” ungkapnya dengan begitu emosional, “mereka di sana tidak ada yang bisa mereka makan kecuali daging kucing dan….” Sampai di sini orasinya sempat tak terdengar jelas karena ia sesenggukan.

“Saya,” kata Nurjannah, “menyeru diri saya dan bangsa Indonesia, bangsa yang pernah merasakan 350 tahun penderitaan. Jangan pernah kita biarkan kebiadaban Bashar al-Assad dan yang bersamanya untuk menambah jumlah bergugurannya manusia-manusia yang tak berdosa.”

Lantas, pegiat LSM Perempuan lndonesia yang peduli pada anak dan perempuan Palestina ini melontarkan pertanyaan menusuk, “Apa yang telah kita lakukan untuk Suriah?”

Yang bisa dilakukan, jelasnya, adalah memberi dukungan maksimal kepada Suriah. Jabatan apapun yang dimiliki setiap Muslim, pesannya, juga harus dimaksimalkan perannya dalam dukungan itu.

Kepada para pejabat Indonesia dan setiap orang yang duduk di pemerintahan, ia menegaskan, “Kalian diberi amanah jabatan untuk membela kemanusiaan!”

Sumber: Hidayatullah.com

Comments

comments

About Siti masitoh